Catatan Febie
  • Home
  • About Me
Anyeonghaseyo ~

Selamat Tahun Baru 2016


SEMOGA 2016-MU MENYENANGKAN

First post di 2016 setelah sekian lama gak megang blog. 
Tapi hatikuh sedih... Sedih syekali 

 

(Kenapa, Pep? Putus?)

Ihh engga yaa hidup ini gak perlu melulu ngomongin soal percintaan, sempit banget otak lo! *gak kasar kok*
Pertama buka blog ini di 2016 akuh sedih sekali karena melihat isi blogku jadi begini, semua foto-fotonya jadi rusak gini, jadi gak nongol, jadi tanda seru HUAAAAAAA T__________T

HELP MEH !!!

 

Dan disaat yang sama juga aku baru sadar kalau ini pasti gara-gara aku ngapus semua foto-foto di Google+ huaaa jaman kapan tuh aku ngapus dan baru sadar kalau efeknya ke blog kaya gini T_____T 
Postingan kenang-kenangan masa-masa sekolah dulu telah tiada...

Inalillahi.....

Padahal blog ini harusnya jadi perekam memory yang suatu saat aku baca-baca lagi dan inget kalau aku pernah muda (sekarang udah tua, Pep? Umur berapa sih lo?) 
Udah gak usah ngomongin umur, aku masih muda kok tenang aja. Sexy, Free and Single *bukan promosi*

Iya gitu deh, gimana dong, aku musti apa? di sampah Google+ nya juga udah ilang semua, udah lewat 60 hari. (yaudah pep, ikhlasin aja.. mau gimana lagi coba gak bisa pulih lagi juga.. sekarang mulai ngeblog aja lagi, kasian juga blog lo jarang ke urus)

Gitu? Iyadeh sabar aja deh...


*TAMAT*
Heyho! Yup! Yippi! Ulala! Kalian Semua Dikepung!!!!

Oke, langsung saja tengah malem ini aku pengen nyeritain sedikit review tentang film yang baru saja aku selesai tonton *yailah telat banget feb*. You're All Surrounded, What do you think about it? Yup, ini sebuah film korea bergenre action, crime, comedy dan romance.

NONONO!

Kalian jangan kabur dulu waktu aku bilang film korea.
Don't Judge a Film by The Cover

Film ini gak membahas full percintaan yang galau-galauan kok, film ini sangat aku rekomendasikan untuk kalian tonton. Jadi gini sedikit reviewnya, pada suatu hari di dunia teletubbies *lah?* ada suatu kasus pembunuhan seorang perawat sekolah di Masan, Kim Hwa Young adalah saksi mata dari kasus pembunuhan tersebut, dia diminta oleh Detektif Seo Pan Suk untuk menjadi saksi dari kasus itu tapi Kim Hwa Young menolak, dan beberapa hari kemudian dia akhirnya mau dimintai keterangan sebagai saksi oleh Kepolisian di Gangnam. Kim Ji Young anak dari Kim Hwa Young bertemu dengan kakak kelasnya di sekolah, Uh Soo Sun namanya, Uh Soo Sun tidak sengaja mengatakan bahwa Ibu Kim Ji Young adalah seorang wanita simpanan laki-laki, Kim Ji Young yang tidak mengetahui satu hal pun mengenai ayahnya akhirnya bertanya kepada ibunya siapa ayahnya sebenarnya, namun ibunya menjawab ayahnya sudah meninggal saat dia belum lahir. Keesokan harinya Kim Ji Young menemui Uh Soo Sun dan memberitahu ke Uh Soo Sun bahwa ibunya bukanlah wanita simpanan laki-laki dan dia menjelaskan bahwa ayahnya sudah meninggal saat dia belum lahir dan Kim Ji Young bertingkah sangat baik kepada Uh Soo Sun, saat itu hujan turun, Kim Ji Young menawarkan payungnya untuk Uh Soo Sun, namun Uh Soo Sun menolaknya dan berusaha untuk pergi namun dia tersandung tali sepatunya sendiri, Kim Ji Young menyuruh Uh Soo Sun untuk membawa payungnya dan Kim Ji Young yang akan mengikatkan tali sepatunya.


Saat itu Uh Soo Sun merasa bersalah atas perkataannya. Kim Ji Young pun pulang, dia melihat sebuah liontin di depan rumahnya lalu masuklah dia ke dalam rumah, dan dia mendapati Ibunya terbunuh dengan luka dibagian kepala. Saat insiden itu Kim Ji Young saat sedih dan terpuruk sekaligus bertanya-tanya, malamnya dia memilih untuk ke sekolah dan menelfon Detektif Soe Pan Suk bahwa dia menemukan sebuah liontin didepan rumahnya. Namun, ada sesosok laki-laki tinggi dengan luka dibawah telinganya datang dengan suara sepatunya yang khas, dia memakai atribut serba hitam, jaket, baju, celaja, sepatu dan topi. Saat itu dari ruang penyiaran Uh Soo Sun melihatnya berjalan di lorong sekolah, lalu laki-laki misterius itu pun terlihat mengejar Kim Ji Young, Uh Soo Sun pun memberitahu melalui siaran apa yang dia lihatnya dari ruang penyiaran sehingga laki-laki misterius itu mengetahui keberadaan Kim Ji Young bersembunyi. Saat berada di ruang laboratorium Kim Ji Young tertangkap, namun dia menyemprotkan cairan ke wajah laki-laki misterius itu dan laki-laki itu pergi meninggalkannya dengan kesakitan. Mulai saat itu dia membenci Detektif Seo Pan Suk. Dan Kim Ji Young menghilang.




11 Tahun Kemudian...
Seorang detektif muda yang baru saja lulus dari akademi kepolisian, Eun Dae Gu (nama baru Kim Ji Young) bersama tiga orang lainnya, Park Tae il, Ji Gook, dan Uh Soo Sun. Mereka semua masuk ke Tim 3 distrik kepolisian Gangnam dimana distrik mereka tersebut merupakan distrik bencana karena banyak sekali terjadi kejahatan. Mereka semua dipimpin oleh Detektif Seo Pan Suk yang terkenal legendaris. Dari mereka berempat tak ada yang benar-benar ingin menjadi detektif. Ji Gook menjadi detektif karena pendaftaraan menjadi polentas sudah ditutup, Uh Soo Sun menjadi detektif karena gajinya yang tinggi, Park Tae il menjadi detektif karena menarik, dan Eun Dae gu dia menjadi detektif karena alasan pribadi. Dia ingin menjadi detektif karena ingin mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi pada ibunya 11 tahun lalu, dimana kasus itu ditangani oleh ketua timnya, Detektif Seo Pan Suk dan Eun Dae Gu mencurigai Seo Pan Suk terlibat dalam kasus itu karena pelaku pembunuhan yang mengejar-ngejar Eun Dae Gu dan Eun Dae Gu mendengar nama detektif Seo disebut-sebut oleh pembunuh tersebut.



Nonton ajadeh sendiri untuk kelanjutannya 


Film ini di bintangi Oleh 
1. Lee Seung Gi sebagai Detektif Eun Dae Gu ( Kim Ji Young besar)



2. Cha Seung Won sebagai Detektif Seo Pan Suk (Ketua Tim 3)


3. Go Ara sebagai Detektif Uh Soo Sun

4. Ahn Jae Hyun sebagai Detektif Park Tae Il




5. Park Jung Min sebagai Detektif Ji Gook



6. Oh Yoon Ah sebagai Detektif Kim Sa Kyung



7. Sung Ji Roo sebagai Detektif Lee Eung Do ( Wakil Ketua Tim 3)



YOU ARE ALL SURROUNDED !





TIM 3

Hey...

Udah lama gak nge-post. Rindu juga ya. 
Malem ini aku pengen cerita. Masalah pekerjaan dan kuliah ku. Iya. Sekarang aku sudah semester 2 di salah satu Universitas Swasta di Denpasar dan aku masih bekerja di tempat yang sama dari 1 tahun 8 bulan yang lalu. Semenjak 3 bulan menjalani training disana aku udah ngerasa gak betah banget pengen resign, pengen kuliah, tapi ada salah satu temanku yang menyemangatiku untuk tetap lanjut bekerja disana. Iya teman pertama yang aku kenal. Dia biasa dipanggil Suar. Aku kerja saat itu masih harus menunggu Ijazah sekolah keluar, jadi masih anget angetnya kaya eek ayam. Dan saat itu pula aku galau mau ngelanjutin kuliah dimana, dan aku memikirkan jam kerja karena disana SOP nya ketat. Setelah galau berkepanjangan akhirnya aku memilih untuk melanjutkan kuliah tahun depan. Saat pendaftaran kuliah ditutup aku mulai fokus dengan pekerjaanku, aku hanya asik memikirkan masalah kerjaan dan saat bulan ke 6 aku bekerja, aku dipercayai untuk mengisi pos jabatan ditempat lain, FYI aja disana ribet banget pekerjaanya, banyak makan waktu dan makan hati kalo ada masalah.
Hari pertama aku dipindah di pos itu aku nangis, pengen balik di tempat sebelumnya, tapi gak dikasi. Hufft.. Lama kelamaan ternyata aku banyak belajar di pos baru, mengenai Merchant. Iya, aku kerjanya menghandle pembayaran transaksi kasir yang menggunakan kartu kredit/debit. Perusahaan tempat aku kerja punya 11 Outlet diseluruh Bali dan aku menghandle itu semua, bayangin aja dalam 1 hari ada banyak pelanggan belanja di ke-11 Outlet itu, Belom lagi kalau ada yang komplain dananya terpotong 2x, 3x, 4x. Ngurusinnya bisa seharian. Tapi pekerjaan itu membuat kamu merasa keren, You Know? Hahahaha aku merasa keren dan mendapat banyak pengetahuan yang sebelumnya bahkan gak pernah aku tau.
Kurang lebih 10 bulan aku di Merchant dan aku dipercaya lagi untuk naik ke pos baru yaitu Checker. Kerjaannya ngecek-ngecek inputan transaksi transferan yang mau dibayarkan ke Supplier atau Vendor. Kuncinya disini adalah ketelitian. Lebih mudah dan gak ribet dari di post Merchant. Dan saat aku dipindah itu saat-saat tahun ajaran baru, saat pendaftaran kuliah dibuka. Dan kamu tau apa yang aku rasain? Aku seneng banget karena kebetulan sekali aku udah gak di pos sebelumnya, karena udah pasti berkaitan dengan akhir bulan dan bikin laporan. Aku bersyukur banget dan berterimakasih sekali sama Tuhan karena rencanaku dilancarkan. Jadi ceritanya aku gak terlalu kebebelan harus kerja sambil kuliah dan gak kerasa udah semester 2 aku kuliah. Aku di pos yang baru ini kira-kira baru 5 bulan. Semoga aja nanti kedepannya di lancarin lagi sama Tuhan :) Udah gitu aja.

*udah, gitu doang?
Assalamualaikum *bersihin sarang laba laba di blog*

Hai.. Hallo aku kembali setelah 8 bulan menghilang.
Kembalinya aku disini karena aku lagi dalam masa masa galau :( bingung mau cerita keluh kesah kesiapa setelah orang yang paling deket sama aku (mama) sakit dan pendengarannya terganggu. Mama harus kehilangan pendengarannya gara gara kebanyakan minum obat, efek samping dari obat yang begitu keras.
Ya semoga Mama cepet sembuh dan kesehatannya kembali seperti semula. Amin..

Aku bukan pengen cerita tentang Mama sih sebenernya. Aku pengen curhat kenapa hidupku begitu begini. Aku udah capek.
Diumurku yang masih 18 tahun ini aku harus kerja keras, emang sih umurku ini bukan umur yang masih anak-anak dan sekarang waktunya aku ngebales budi kedua orangtuaku. I wanna free!
Aku tau hidup itu bukan kaya disinetron-sinetron yang bebas mau ngapain aja sesuka hati. Semua ada rules nya.
Aku anak terakhir di keluargaku, orangtuaku juga masih kerja dan kelima kakak ku juga udah berpenghasilan, sebagai anak terakhir pasti kakak-kakak ku mau bantuin aku sebagai adiknya, tapi aku ngerasa aku harus kerja karena kakak ku juga sudah punya keluarga sendiri. Aku harus kerja untuk bantu-bantu Bapak sama Mama. Tapi...

Hari-hari udah aku jalanin, asem manisnya ditempat kerja. Aku sebenernya gak rela menunda pendidikan ku 1 tahun untuk kerja dulu. Tapi keadaan yang membawaku memilih jalan ini.
Satu bulan, dua bulan, tiga bulan dibuat galau karena semua rules disana yang begitu ketat yang menurutku gak bisa ngelanjutin pendidikanku saat itu. So, aku memilih untuk menunda.
Empat bulan, lima bulan, enam bulan aku mulai ngerasa happy disana karena banyak temen-temen yang masih seumuran juga sih dan banyak cowo gantengnya jadi bisa cuci mata hehe..
Bulan demi bulan udah aku jalanin, dan semakin ketat pula rules nya.
Kerjaanku disana gak begitu berat kok, cuma aku harus menggunakan otakku untuk berfikir keras. Kalian pilih mana? Mending kerja pake otot atau kerja pake otak?
Menurutku keduanya sama. Pekerjaan gak ada yang gampang. Aku tau.
Udah sering aku berfikir untuk resign karena selain rules disana aku juga capek setiap hari pulang malem. Ini sangat menyita waktuku untuk ngerawat Mama dirumah. Sedih.
Tahun ini udah 1 tahun 3 bulan aku kerja, tahun ini aku harus ngelanjutin pendidikan ku yang ketunda satu satu tahun itu. Aku semakin dilema, apa aku mampu ngejalanin keduanya?
Setiap hari pulang malem, langsung cus ke kampus. Belom lagi kalo ada tugas. Harus semakin siap tahan banting.
Gini deh, aku intinya cuma iri sama kebebasan remaja-remaja di usiaku ini, yang hanya memikirkan pendidikannya tanpa harus banting tulang mencari penghasilan. Aku ngerasa selama ini aku tertekan, aku masih pengen ngerasain kebebasan itu. Aku gak mau antara kedua itu (pendidikan dan pekerjaan) harus terus terniang-niang di otaku dan membuat aku jadi stress. Aku pengen BEBAS! :'(
What should i do? :'( udah ah aku nangis kalo ngelanjutin curhatan ini. Udah agak mendingan sih kalo udah ngeluarin unek-unek. Walaupun cuma di dunia maya dan hanya sebuah tulisan. Kapan-kapan aku lanjutin deh :'( sedih+ngantuk sekarang udah kecampur jadi satu. Dan besok mulai kerja lagi sampe malem. Aku capek dan aku pengen kebebasan.


Met a girl at seventeen
Thought she meant the world to me,
So I gave her everything,
She turned out to be a cheat
Said she'd been thinking for a long time
And she found somebody new
I've been thinking that this whole time
Well I never thought you'd stay
That's okay
I hope he takes your filthy heart
And then he throws you away some day
Before you go, there's one thing you oughta know
If you can't hang then, there's the door, baby
If you can't hang then, there's the door, baby
If you can't hang then, there's the door, baby
If you can't hang then, there's the door
I don't wanna take your precious time
'Cause you're such a pretty, pretty, pretty,
pretty face
But you turned into a pretty big waste of my
time
I don't wanna take up all your time
'Cause you're such a pretty, pretty, pretty,
pretty face
But you turned into a pretty big waste of my
time
You're the lowest type
You're the lowest
I met a girl stuck in her ways
She found a boy she knew she'd change
I changed my clothes, my hair, my face
To watch us go our separate ways
She said we've grown apart for some time
But then she found somebody new
I hope Mr. Right puts up with all the bullshit that
you do
Stay the hell away,
While I sit here by myself
And figure out how I got this way
Before you go, there's one thing you oughta know
If you can't hang then, there's the door, baby
If you can't hang then, there's the door, baby
If you can't hang then, there's the door, baby
If you can't hang then, there's the door
I don't wanna take your precious time
'Cause you're such a pretty, pretty, pretty,
pretty face
But you turned into a pretty big waste of my
time
I don't wanna take up all your time
'Cause you're such a pretty, pretty, pretty,
pretty face
But you turned into a pretty big waste of my
time
I don't want to get things confused
She said she'd never settle for some boy she
couldn't use
So now I gotta call the doctor
So he can prescribe me medication
So I can deal with all the memories of being here
this way
I met a girl at twenty-three
Knew she meant the world to me,
So I gave her everything,
And she did the same for me
Imagine that!
'Cause you're such a pretty, pretty face
No you're such a pretty, pretty face
Well, oh yeah...
'Cause you're such a pretty, pretty face
No you're such a pretty, pretty face
I don't wanna take your precious time
'Cause you're such a pretty, pretty, pretty,
pretty face
But you turned into a pretty big waste of my
time
I don't wanna take up all your time
'Cause you're such a pretty, pretty, pretty,
pretty face
But you turned into a pretty big waste of my
time
Would you please stay and come inside, baby
Would you please stay and please be mine, baby
Would you please stay and come inside, baby
Would you please stay and please be mine?
Aku tak tau kapan tepatnya DIA menitipkan sesuatu yang terbungkus kertas kado lucu itu kepada temanku.
Aku juga lupa kapan tepatnya temanku memberikan sesuatu itu kepadaku.
Awalnya aku memang sudah tau kalau DIA menitipkan sesuatu itu untuk ketiga teman baiknya.
Awalnya aku juga tidak begitu menghiraukan hal itu.

DIA yang akan memulai kehidupan barunya di perantauan.
DIA yang akan meninggalkan keluarga kecilnya disini.
DIA yang akan pergi meninggalkan kita semua yang masih bertahan disini.
DIA...

Saat aku tau dia akan segera meninggalkan Pulau Dewata ini.
Saat sesuatu itu akhirnya diserahkan kepadaku melalui perantara temanku.
Saat itu pula aku meneteskan air mata.


"Iris"
(Originally by Goo Goo Dolls)

And I'd give up forever to touch you
'Cause I know that you feel me somehow
You're the closest to heaven that I'll ever be
And I don't want to go home right now

And all I can taste is this moment
And all I can breathe is your life
'Cause sooner or later it's over
I just don't want to miss you tonight

And I don't want the world to see me
'Cause I don't think that they'd understand
When everything's meant to be broken
I just want you to know who I am
Newer Posts Older Posts Home

Total Pageviews

ABOUT ME

The future is in my hands, it's totally up to me.

Archive

  • ▼  2024 (2)
    • ▼  May (2)
      • Alesha : First Day on Earth!
      • anggap ini postingan 2023
  • ►  2022 (4)
    • ►  February (3)
    • ►  January (1)
  • ►  2021 (3)
    • ►  December (3)
  • ►  2020 (2)
    • ►  December (2)
  • ►  2018 (12)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (2)
    • ►  September (1)
    • ►  July (2)
    • ►  May (1)
    • ►  April (2)
    • ►  February (2)
  • ►  2017 (9)
    • ►  November (2)
    • ►  October (2)
    • ►  September (1)
    • ►  March (1)
    • ►  February (1)
    • ►  January (2)
  • ►  2016 (9)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  August (1)
    • ►  July (2)
    • ►  March (1)
    • ►  February (1)
    • ►  January (2)
  • ►  2015 (2)
    • ►  February (2)
  • ►  2014 (1)
    • ►  August (1)
  • ►  2013 (9)
    • ►  December (1)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  May (3)
    • ►  February (1)
    • ►  January (2)
  • ►  2012 (19)
    • ►  December (2)
    • ►  November (2)
    • ►  October (2)
    • ►  September (1)
    • ►  August (3)
    • ►  July (1)
    • ►  May (1)
    • ►  March (4)
    • ►  February (1)
    • ►  January (2)
  • ►  2011 (16)
    • ►  December (2)
    • ►  November (1)
    • ►  October (10)
    • ►  September (3)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © Catatan Febie. Designed by OddThemes